MENGANALISIS KEBAHASAAN ARTIKEL DAN/ATAU BUKU ILMIAH

 

A.    Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan: Kalian mampu menemukan unsur kebahasaan artikel opini serta mampu membedakan unsur kebahasaan dalam artikel opini dan buku ilmiah dengan cermat, teliti, dan bertanggung jawab.

B.     Uraian Materi

Pada pembahasan modul sebelumnya, kalian telah mampu menyusun dan membedakan antara kalimat opini dan fakta yang terdapat dalam sebuah artikel. Pada modul ini, kalian harus mampu menganalisis kebahasaan yang terdapat dalam sebuah artikel dan buku ilmiah. Namun, sebelum menganalisis kebahasaan, perlu kalian diingatkan kembali struktur dari artikel ini.

Struktur Artikel

1.      Pengenalan isu, yakni permasalahan, fenomena, peristiwa aktual. Bagian ini sama dengan teks editorial. Perbedaannya, isu dalam teks editorial dipilih oleh redaksi media itu sendiri, sedangkan isu dalam artikel ditentukan berdasarkan minat penulisnya.

Bagian ini juga berbeda dengan karya ilmiah, yang tidak memperhatikan isu tertentu. Artikel ilmiah biasanya diawali dengan pernyataan umum berupa pengenalan masalah atau gagasan pokok (tesis) yang dianggap penting oleh penulis dan menarik untuk dibahas atau dicari cara penyelesaiannya.

2.      Rangkain argumentasi berupa pendapat atau opini penulis terkait dengan isi ataupun topik yang dibahas. Bagian ini dilengkapi oleh sejumlah teori, pendukung, dan fakta baik yang diperoleh melalui pengamatan, wawancara, atau sumber-sumber lain. (artikel opini atau artikel ilmiah populer untuk teori tidak terlalu ditekankan).

3.      Penegasan kembali atas pembahasan sebelumnya. Bagian ini dapat disertai dengan solusi, harapan, ataupun saran-saran.

Artikel juga ditandai dengan oleh penggunaan kata-kata yang bermakna lugas atau makna denotasi. Selain itu, dikenal pula makna kias atau makna konotasi. Makna konotasi sebenarnya merupakan makna denotasi yang telah mengalami penambahan.

Jenis Makna

Contoh Kata

Makna

Denotasi

ibu hamil kerap merasakan asam lambung naik lebih sering disertai heartburn.

sejenis penyakit; asam klorida

Konotasi

Dari pagi wajahnya selalu asam saja, ia masih

saja tak mau bicara.

cemberut; tidak cerah

Denotasi

Siasati dengan makan dalam porsi kecil, tetapi durasinya lebih sering.

Memasukkan sesuatu ke

dalam mulut serta mengunyah dan menelannya

Konotasi

Pejabat itu tak mau makan uang rakyat, ia bekerja sangat jujur

Mengambil; mempergunakan

   

1.      Menemukan Unsur Kebahasaan Artikel Opini

Perhatikan artikel berikut!

 

Kunyah Permen Karet Hingga Diet Karbo, Ini 9 Cara Mencegah Asam Lambung Naik

Artikel oleh Azelia Trifiana

 

Asam lambung naik atau acid reflux bisa terjadi kapan saja dan menyebabkan rasa tidak nyaman di ulu hati hingga tenggorokan. Cara mencegah asam lambung naik bisa dengan mengubah pola makan hingga menyiasati siklus tidur. Terlebih bagi orang yang menderita GERD, ciri-ciri asam lambung naik biasanya terjadi tidak lama setelah waktu makan.

 


CARA MENCEGAH ASAM LAMBUNG NAIK

 

Beberapa cara alami yang bisa dilakukan sebagai cara mencegah asam lambung naik adalah:

1.    Tidak makan berlebihan

Pada orang yang mengalami masalah dengan asam lambung, otot antara perut dan esofagus tak bisa menutup dengan sempurna. Akibatnya, asam lambung bisa naik kembali ke esofagus terutama setelah makan. Untuk itu, cara mencegah asam lambung naik bisa dengan menghindari makan dengan porsi terlalu besar. Siasati dengan makan dalam porsi kecil, tetapi durasinya lebih sering.

2.    Mengurangi berat badan

Penumpukan lemak di perut bisa membuat tekanan otot pembatas antara perut dan esofagus semakin besar. Istilah medis untuk kondisi ini adalah hiatus hernia. Itulah mengapa orang obesitas hingga ibu hamil kerap merasakan asam lambung naik lebih sering disertai heartburn. Dengan demikian, mengurangi berat badan sebaiknya menjadi prioritas bagi orang obesitas sebagai cara mencegah asam lambung naik. Bagi ibu hamil, mengatur asupan nutrisi juga penting. Hamil bukan berarti lampu hijau untuk mengonsumsi banyak kalori tanpa dipantau.

3.    Diet rendah karbohidrat

Salah satu cara mencegah asam lambung naik bisa dengan melakukan diet rendah karbohidrat. Ini berkaitan dengan karbohidrat yang tidak dicerna maksimal bisa menyebabkan bertambahnya jumlah bakteri dan tekanan di dalam abdomen. Bahkan, banyak yang menyebut karbohidrat sebagai salah satu pemicu naiknya asam lambung naik.

4.    Batasi asupan alkohol

Mengonsumsi alkohol juga dapat berpengaruh pada naiknya asam lambung. Tak hanya itu, otot lower esophageal sphincter antara esofagus dan perut juga semakin tidak bisa menutup rapat. Lebih jauh lagi, terlalu banyak minum alkohol membuat esofagus kesulitan membersihkan asam.

5.    Minum kopi sewajarnya

Jika ada pertanyaan apa saja bahaya minum kopi, risiko mengalami asam lambung naik adalah salah satunya. Kafein membuat otot pembatas esofagus dan perut menjadi rileks sehingga asam lambung rentan naik kembali. Meski demikian, bukti ilmiah terkait klaim ini masih terus dikembangkan.

6.    Mengunyah permen karet

Beberapa penelitian menyebut mengunyah permen karet dapat menurunkan kadar asam di esofagus. Permen karet mengandung bikarbonat yang efektif meningkatkan produksi saliva. Meski demikian, ini hanya merupakan cara mencegah asam lambung naik bukan cara untuk meredakannya.

7.    Hindari minuman bersoda

Selain kandungan gula yang tinggi, minuman bersoda juga bisa memperparah kondisi naiknya asam lambung pada penderita GERD. Lagi-lagi, minuman bersoda juga membuat otot lower esophageal sphincter menjadi lebih lemah dibandingkan dengan minum air putih.

8.    Hindari cokelat

Jika cokelat termasuk salah satu camilan favorit penderita GERD, sebaiknya pertimbangkan untuk menghindari atau setidaknya menguranginya. Sebuah penelitian menyebut mengonsumsi sirup cokelat sebanyak 120 ml dapat membuat otot pembatas esofagus dan perut menjadi lebih lemah. Meski demikian, masih perlu penelitian lebih jauh terkait rekomendasi ini.

9.    Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi

Terkadang, ada orang yang mengalami asam lambung naik saat malam hari. Ini bisa mengganggu kualitas tidur bahkan menyebabkan sulit tidur semalaman. Cara menyiasatinya bisa dengan membuat posisi kepala lebih tinggi sehingga risiko heartburn bisa berkurang.

Dari beberapa cara mencegah asam lambung naik di atas, ada yang benar-benar terbukti lewat penelitian ilmiah. Namun ada pula yang masih perlu penelitian lebih jauh lagi. Terlepas dari itu, kondisi tubuh setiap orang berbeda. ()

Sumber: https://www.sehatq.com/artikel/kunyah-permen-karet-hingga-diet-karbo-ini-9-cara-mencegah-asam- lambung-naik

Sudahkah kalian mencermati artikel tersebut, apa yang kalian temukan dalam penggunaan bahasanya?

RANGKUMAN MATERI KELAS XII SMK

 




Dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang ada di kelas 12, jumlah materinya relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan kelas 10 atau 11. Wajar saja, mengingat kelas 12 terpotong dengan masa ujian yang ada di semester 2.

Jika pada kelas 10 dan 11 yang dibahas jumlahnya ada 8 bab, maka di Materi Bahasa Indonesia Kelas 12 jumlahnya hanya sebanyak 6 bab saja.

Namun tetap saja, untuk dipahami dan diingat seluruhnya adalah sesuatu yang berat. Ada baiknya Anda mengingat poin-poinnya saja dalam bentuk ringkasan. Maka dari itu Kami juga akan coba membuat Rangkuman atau Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas 12. Siapa tau ini lebih bermanfaat.

Ada enam bab yang perlu dipelajari di kelas 12 dan akan Kami berikan ringkasan atau rangkumannya. Antara lain:


Teks Artikel

 



Pengertian Teks Artikel

Berdasarkan fungsinya, artikel dapat dikatakan sebagai rangkaian teks berisi fakta dan opini dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan di media, baik media cetak, media sosial, maupun media online. Tujuan artikel biasanya untuk menyampaikan gagasan dilengkapi data dan fakta yang disajikan dalam bentuk tulisan agar dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur pembacanya.

Dalam penulisan artikel, topik atau tema yang disajikan dapat berupa opini terhadap suatu permasalahan dilengkapi dengan solusi atas permasalahan tersebut. Semua opini dan solusi yang disampaikan harus sesuai fakta dan data pendukung yang akurat.

 

Pengertian Artikel Menurut Para Ahli

  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menurut KBBI artikel merupakan suatu  karya tulis yang ditulis secara lengkap.
  2. Sumandiria, menurut Sumandiria artikel adalah suatu karya tulis lepas berisikan sebuah opini seseorang yang sudah mengetahui secara jauh tentang masalah atau objek yang bersifat aktual dengan tujuan untuk memberitahukan, menghibur, mempengaruhi, dan meyakinkan yang membaca.
  3. Al-Aqli, menurut Al-Aqli artikel ialah suatu tulisan yang ditulis sama seseorang atau orang-orang yang disiplin ilmu dengan pembahasan yang ditulis secara lengkap, lugas, dan tuntas sehingga yang membaca dapat menemukan inti dari karangan yang ditulis.
  4. Ensikologipedia Pers Indonesia, menurut media cetak ini artikel suatu karangan prosa di dalam media massa dengan pembahasan pokok masalah yang dibahas secara lugas.
  5. The America Desk Dictionary, menurut kamus di Amerika, artikel merupakan bagian dari tulisan nonfiksi dengan bentuk bebas, merupakan bagian penerbitan seperti laporan esai.
  6. Essential English Dictionary, menurut kamus Inggris, artikel ialah suatu tulisan lengkap di dalam surat kabar, koran, majalah, dan media cetak lainnya.
  7. Longman Pitman Office Dictionary, menurutnya artikel adalah suatu prosa nonfiksi dengan bentuk yang biasa, merupakan bagian bebas dari suatu koran, majalah, dan media cetak lainnya.
  8. Webster’s New World Dictionary, mengartikan artikel sebagai karya tulis non fiksi yang umumnya ditulis secara singkat dan lengkap seperti karangan berita yang khas dalam media cetak.
  9. Webster’s Collegiate Thesaurus, mengartikan artikel sebagai suatu karangan, kritikan, catatan, reportase, manifes, pelajaran, putusan, dan survey.
  10. Penguin English Student Dictionary, mengartikan artikel adalah suatu karangan yang tertulis untuk dipublikasikan dalam media berita cetak seperti majalah, koran, dan lainnya.
  11. Rillan E. Wolseley, mengartikan artikel sebagai suatu karangan tetulis dengan panjang yang tidak ditentukan dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan serta fakta dengan maksud mendidik, menghibur, dan meyakinkan.
  12. Andi Baso Mappatato, mengartikan artikel sebagai karya tulis yang lengkap, tulisan nonfiksi, serta karangan tertulis yang memiliki panjang tidak menentu.

 

Ciri-Ciri Artikel

 Adapun ciri-ciri teks artikel bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

1.      Tulisan dibuat secara ringkas, padat, dan jelas sehingga pembaca mudah memahami isinya.

2.   Mengandung fakta atau opini yang disampaikan menggunakan sudut pandang objektif, tidak menyudutkan, serta dilengkapi data-data pendukung yang valid.

3.   Bahasa yang digunakan formal, kalimat lugas dan efektif sehingga isi artikel lebih padat dan berisi.

4.      Metode penulisan artikel dibuat secara sistematis.

5.  Bersifat faktual dan informatif, yaitu mengungkapkan informasi yang berdasarkan hasil penelitian yang kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan.

 



Struktur Artikel

Secara umum, struktur teks artikel bahasa Indonesia terdiri dari 3 bagian, di antaranya:

1.      Bagian pembuka, berisi orientasi atau tahap pengenalan terhadap isi artikel yang akan dibahas.

2.      Bagian isi, berisi uraian penjelasan pokok permasalahan yang dibahas dalam artikel.

3.      Bagian penutup, yaitu sebuah simpulan yang berisi kalimat kunci yang merangkum pembahasan secara ringkas, padat dan jelas.

 

Kaidah Kebahasaan Teks Artikel Bahasa Indonesia

Nggak cuma struktur dan ciri-ciri saja, artikel bahasa Indonesia juga memiliki kaidah kebahasaannya sendiri. Berikut kaidah kebahasaan yang perlu kamu ketahui dalam menulis sebuah artikel:

1. Kata keterangan, biasanya digunakan untuk mengekspresikan sikap penulis agar dapat meyakinkan pembaca.

2.  Kalimat aktif, merupakan kalimat yang subjeknya aktif menerangkan sesuatu. Contoh: Kamu sedang asyik membaca buku.

3.   Menggunakan kata penghubung atau konjungsi, seperti kemudian, setelah itu, oleh karena itu, namun, dan sebagainya.

4.     Menggunakan kata kerja mental, material, dan relasional. Contoh: khawatir (kata kerja mental), menulis (kata kerja material), merupakan (kata kerja relasional).

5.      Menggunakan banyak kosa kata dan istilah agar tulisan lebih menarik dan berkualitas.

 

Jenis-Jenis Artikel 

Berdasarkan isi dan cara penyampaiannya, jenis-jenis artikel dapat dibedakan menjadi 4 macam, antara lain:

 Artikel Praktis 

Artikel ini lebih berfokus pada keterampilan daripada pengembangan pengetahuan. Umumnya, artikelnya bersifat naratif, yaitu pesan yang disusun disampaikan sesuai urutan waktu, peristiwa, dan tahapan. Contoh artikel praktis adalah artikel tentang petunjuk membuat atau mengoperasikan sesuatu.

Artikel Ringan 

Artikel ringan atau artikel singkat adalah artikel yang membahas masalah yang ringan dan tidak membutuhkan pemahaman secara mendalam. Pada artikel ini, penulis mengemasnya dengan gaya bahasa santai, atau bahkan humor sehingga memberi kesan menghibur, namun isinya tetap informatif. Contoh artikel singkat ini banyak ditemukan di media sosial, majalah remaja, dan blog.

Artikel Opini

Artikel ini berisi opini dari penulis yang membahas tentang suatu permasalahan tertentu. Dalam penulisan artikel opini, harus ada data-data pendukung yang kuat sehingga pembaca bisa yakin dengan opini yang disampaikan.

Pada dasarnya, banyak jenis-jenis artikel lainnya yang juga berisi opini. Hanya saja, topik dan pembahasannya tidak mendalam seperti pada teks artikel opini ini. Selain itu, artikel opini biasanya dibuat oleh penulis yang memang ahli dalam topik yang ditulis. Teks artikel opini dapat ditemukan di kolom surat kabar atau majalah.

Artikel Analisis Ahli atau Artikel Ilmiah

Artikel jenis ini isinya lebih berat dari artikel lainya. Artikel analisis ahli berisikan laporan sistematis mengenai hasil kajian atau penelitian dengan menggunakan bahasa baku dan ilmiah. Contoh artikel jenis ini adalah skripsi, tesis, dan disertasi yang biasanya dimuat di jurnal-jurnal umum.




 Cara Menulis Teks Artikel Bahasa Indonesia

Sampai sini, kamu sudah paham mengenai teks artikel bahasa Indonesia, kan? Kini, saatnya kamu mengetahui cara menulis teks artikel yang baik dan benar agar bisa memenuhi kebutuhan pembaca. Cara-cara menulis artikel yang baik adalah sebagai berikut:

 Menentukan Topik atau Tema 

Hal pertama dan terpenting dalam menulis artikel adalah menentukan topik. Kamu harus memilih topik yang spesifik dan mengambil  permasalahan yang kamu kuasai agar memudahkan kamu untuk mengembangkannya. Kamu bisa memilih topik dari permasalahan di sekitar kamu, misalnya tentang lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi.

 Menentukan Judul

Buatlah judul semenarik mungkin karena judul adalah hal yang paling pertama dilihat oleh pembaca. Kamu bisa memilih judul yang bersifat formal, humor, atau judul menarik yang mengundang rasa penasaran pembaca.

 

Merumuskan Ide atau Gagasan

Ada banyak cara untuk mendapatkan ide artikel, Misalnya, dari pengalamanan pribadi, bidang atau keahlian yang kamu kuasai, kegiatan sehari-hari, dan sebagainya. Setelah menemukan ide, mulai tuangkan ide-ide tersebut dalam tulisan artikel.

Tentukan Tujuan Penulisan

Pastikan pembaca dapat mengidentifikasi alasan atau tujuan kamu membuat artikel. Biasanya, tujuan penulisan artikel disampaikan secara tersirat. Tujuannya bisa bersifat mengajak, menghibur, menginformasikan, atau bahkan mengekspresikan sesuatu hal kepada pembaca.

 

Menyusun dan Mengembangkan Kerangka Artikel 

Setelah menentukan topik atau tema artikel serta tujuan penulisan, langkah berikutnya adalah menyusun kerangka artikel. Caranya dengan menulis poin-poin penting yang akan disusun di artikel kamu. Setelah itu, kembangkan poin-poin tersebut menjadi tulisan yang menarik.

Mengumpulkan Bahan 

Dalam mengembangkan kerangka menjadi tulisan yang menarik, kamu pasti memerlukan bahan dan referensi. Maka dari itu, pastikan kamu mencari referensi dan sumber yang sesuai dengan topik sebanyak-banyaknya. Temukan sumber dan referensi yang disertai data-data akurat agar artikel kamu bisa semakin berkualitas.

 

Membaca Ulang Artikel dan Lakukan Revisi

Setelah artikel selesai ditulis, bacalah ulang artikel tersebut. Membaca ulang artikel bisa memudahkan kamu menemukan kesalahan-kesalahan kecil yang mungkin terjadi dan mengoreksinya. Contohnya, kesalahan penulisan kata, tanda baca, relevansi kaidah kebahasaan artikel, dan masih banyak lagi.